WELCOME
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com...
SLIDE-2-TITLE-HERE
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com...
SLIDE-3-TITLE-HERE
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com...
Tampilkan postingan dengan label Ketahanan Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ketahanan Nasional. Tampilkan semua postingan
Kamis, 12 Mei 2011
Perubahan Iklim dan Ketahanan Nasional
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kita tengah menghadapi gejala ”bumi semakin panas” yang berdampak pada perubahan iklim akibat konsentrasi CO2-ekuivalen yang terbentuk di udara. Sebelum revolusi industri, terdapat lapisan CO2e setebal 280 ppm. Setelah revolusi industri (1780), konsentrasi CO2e meningkat dari 315 ppm (1930) ke 330 ppm (1970), 360 ppm (1990), dan 380 ppm (2008).
Bila pola business as usual berlanjut dalam pembangunan, pada tahun 2050 diperkirakan kita mencapai 500 ppm atau dua kali lipat sebelum revolusi industri. Para ahli sedunia sepakat menetapkan 450-550 ppm konsentrasi CO2e dengan 2,0-2,8 derajat Celsius di atas rata-rata suhu bumi sebelum revolusi industri tahun 1780 sebagai ambang batas yang tak boleh dilampaui agar perikehidupan alami dan manusia bisa berlanjut.
CO2e berasal dari polusi pembakaran minyak bumi dan batu bara yang naik dan menumpuk di udara dan membuat semacam ”selimut” yang membalut bumi ini. Sinar matahari masuk ke bumi dan menghangatkannya, tetapi panas bumi yang seyogianya kembali ke udara kini ”terkurung” sehingga menaikkan suhu bumi. Panas bumi ini mengubah iklim dan memengaruhi kehidupan alami di darat dan laut. Perubahan iklim ini berjalan seiring dengan naiknya kepadatan CO2e.
1.2 Rumusan Masalah
Melihat dari latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam tulisan ini dapat dibatasi dan tersusun sebagai berikut:
Apa pengaruh perubahan iklim terhadap ketahanan nasional?
BAB II
PEMBAHASAN
Di Tanah Air kita, perubahan iklim terutama dipicu oleh deforestasi dan pembukaan lahan serta tanah gambut yang mengurangi kemampuan alam menyerap CO2e, bahkan melepaskan CO2 di dedaunan tanaman dan tanah gambut.
Perencanaan tata ruang bisa mengarahkan lokasi aktivitas ekonomi agar serasi dengan daya dukung alam. Sayang, pengembangan tata ruang kita tidak efektif. Bahkan, pola perencanaan jaringan jalan tol cenderung menerabas kawasan hijau yang mengurangi daya serap CO2e secara alami. Suhu bumi yang naik mengakibatkan melelehnya bongkah dan gunung es di kutub bumi dan menaikkan permukaan laut. Suhu air laut berubah dan memengaruhi arus angin menjadi topan angin kencang. Hal ini memukul pantai pesisir dan ”memakan” serta menenggelamkan pulau. Di kawasan lautan Pasifik, pulau-pulau Nauru, Vanuatu, Kiribati, dan Kepulauan Marshall sudah tenggelam pada musim air pasang.
Di daratan aliran sungai terhambat mengalir ke laut akibat kenaikan permukaan laut sehingga air sungai terempas kembali ke hulu menimbulkan banjir.
Perubahan iklim juga mengganggu musim. Musim hujan lebih pendek dengan hujan intensif, sedangkan musim kemarau lebih panjang dengan hujan ekstensif. Dalam musim kemarau, evaporasi air permukaan semakin besar dan menciutkan volume air tawar di permukaan bumi. Air tawar menjadi langka.
Perubahan iklim ini berdampak buruk pada kehidupan alam hayati yang terdiri atas genetika plasma nutfah, jenis spesies, dan ekosistem mengalami erosi keanekaragamannya. Ini mengganggu stabilitas dan sustainabilitas kehidupan sumber alam hayati.
Tanpa sumber alam hayati dan air tawar yang cukup di muka Bumi, maka kehidupan manusia pun ikut meredup. Teknologi mungkin masih bisa dikembangkan untuk mengubah air laut menjadi air tawar. Namun, sumber alam genetika, spesies, dan ekosistem ciptaan Tuhan tak tergantikan oleh manusia.
Perubahan iklim berdampak pada pertanian dan seluruh perikehidupan alami yang menggerogoti keberlanjutan kehidupan manusia. Dengan perubahan ruang lingkup alami kehidupan manusia, akan tumbuh virus penyakit baru dipicu oleh perubahan iklim.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Jelas tampak dampak perubahan iklim pada keberlanjutan hidup alami dan manusia sehingga mengancam ketahanan dan keberlanjutan hidup bangsa kita. Sudah seyogianya perubahan iklim menempati prioritas tinggi dalam agenda pembangunan.
Perubahan iklim menggerogoti ketahanan pangan kita sehingga sudah sewajarnyalah kita sesuaikan perkembangan pertanian dengan perubahan iklim. Musim tanam, bibit tanaman, dan pola pertanian perlu dikaji ulang untuk disesuaikan dengan perubahan iklim. Sumber minyak bumi cenderung menipis, sedangkan persediaan batu bara melimpah sehingga kita cenderung memanfaatkan batu bara untuk pengembangan energi. Namun, dengan semakin gencarnya persyaratan pengendalian CO2e, kita perlu mengembangkan energi terbarukan sebagai alternatif.
Ini memerlukan kebijakan harga yang lebih berpihak pada energi terbarukan yang melimpah di Tanah Air kita, seperti sumber geotermal, tenaga mikrohidro, tenaga surya, tenaga angin, tenaga gelombang, tenaga biomassa, demi ketahanan energi kita di masa depan.
Kita perlu selamatkan air untuk memberlanjutkan sekuritas air tawar kita. Ini memerlukan secara sungguh-sungguh dukungan politik dan ketatalaksanaan kepemerintahan pusat-daerah yang efektif dalam menerapkan rencana tata ruang menyelamatkan daerah aliran sungai, mencegah deforestasi, memberantas illegal logging dan pembakaran hutan, demi ketahanan sustainabilitas sumber daya alam tropis kita.
Di atas segala-galanya kita perlu menegakkan ketahanan penduduk kita, terutama penduduk miskin di daerah tertinggal, agar mampu berproduksi menghasilkan kebutuhan pokok manusia, seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan. Tidak boleh terulang peristiwa kelaparan penduduk Yahukimo, Papua, karena kegagalan pertanian. Harus ada ”bantal ketahanan pangan” yang menyelamatkannya.
Dengan perubahan iklim yang mulai mencekam alam kita, membangun ketahanan penduduk kita menempati urgensi tertinggi. Ini memerlukan fokus pembangunan pada peningkatan ketahanan penduduk, menaikkan kemampuan setiap anak bangsa kita memenuhi kebutuhan pokoknya, terutama oleh diri sendiri.
Kamis, 05 Mei 2011
PERJANJIAN ACFTA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Setiap bangsa sudah pasti mempunyai cita-cita yang ingin diwujudkan dalam hidup dan kehidupan nyata. Cita-cita itu merupakan arahan dan atau tujuan yang sebenar-benarnya dan mempunyai fungsi sebagai penentu arah dari tujuan nasionalnya. Namun demikian, pencapaian cita-cita dan tujuan nasional itu bukan sesuatu yang mudah diwujudkan karena dalam perjalanannya kearah itu akan muncul energi baik yang positif maupun negatif yang memaksa suatu bangsa untuk mencari solusi terbaik, terarah, konsisten, efektif, dan efisien.
Salah satu bentuk cita-cita yang harus di capai oleh bangsa Indonesia ialah mensejahterakan kehidupan rakyat, yang sampai saat ini Indonesia belum mendapatkan predikat sejahtera di mata dunia oleh sebab itu pemerintah harus berusaha untuk dapat mewujudkannya dengan cara menjalin kerjasama oleh beberapa pihak baik kerjasama local maupun internasional yang dapat menguntungkan Indonesia. Salah satu bentuk kerjasama yang tengah di jalani Indonesia saat ini ialah kerjasama dalam perjanjian perdagangan bebas ASEAN – China (ACFTA).
1.2 Rumusan Masalah
Melihat dari latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam tulisan ini dapat dibatasi dan tersusun sebagai berikut:
Apakah perjanjian ACFTA menguntungkan bagi Indonesia?
Apakah ACFTA merupakan bentuk ketahanan nasional bagi Indonesia?
Bagaimana Ekonomi Islam memandang perjanjian ACFTA?
BAB II
PEMBAHASAN
Pasca penerapan perjanjian perdagangan bebas (ACFTA), sejumlah perusahaan mulai mengalami penurunan profitabilitas. Pangsa pasar yang dulunya dikuasai produk local, kini telah berpindah tangan. Penguasaan pasar domestic oleh perusahaan China terjadi sangat cepat. Sudah sembilan sector industri yang terkena dampak dari perjanjian ACFTA tersebut, dampak tersebut ditandai dengan menurunnya produksi, penjualan keuntungan, dan pengurangan tenaga kerja. Sembilan sector tersebut diantaranya industri tekstil (TPT), elektronik, mebel kayu dan rotan, mainan anak, permesinan, industri besi dan baja, industri makanan dan industri jamu serta kosmetik. Ini jelas terbukti bahwa perjanjian ACFTA banyak merugikan ekonomi Indonesia ketimbang menguntungkan serta implementasi perdagangan bebas ASEAN (termasuk RI) dengan China dapat mengancam ketahanan nasional.
Pada prinsipnya pasar bebas merupakan bagian dari paket liberalisme ekonomi. Pandangan tersebut jelas bertentangan dengan agama kita. Pertama, penghilangan peran Negara dan pemerintah ditengah-tengah masyarakat adalah doktrin dasar ekonomi yang berlandaskan kapitalisme liberal. Kedua, perdagangan bebas memungkinkan seluruh permainan dunia leluasa, bahkan bebas bermaindi pasar dalam negri tanpa hambatan. Ketiga, perdagangan bebas dengan aspek kebebasan investasi dan dominasi asing untuk masuk ke pasar dalam negeri, jelas menjadi sarana penjajahan yang efektif dan membahayakan perekonomian negeri ini.
Perjanjian perdagangan bebas, seperti ACFTA, merupakan bentuk penghianatan pada rakyat. Padahal, pemerintah seharusnya melindungi rakyat dari ketidakberdayaan ekonomi. Sesungguhnya agama telah menawarkan kepada umat, yakni system ekonomi yang yang dapat membangun kemandirian Negara, sekaligus menjamin perkembangan industri-industri dalam negeri serta sector ekonomi lainnya.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Ketidaksiapan negeri kita dalam menghadapi perjanjian perdagangan bebas ASEAN – China (ACFTA) telah menimbulkan dampak negatif bagi ketahanan nasional serta perekonomian Indonesia, oleh sebab itu langkah yang harus diambil oleh pemerintah khususnya Komisi I DPR RI yang menangani bidang pertahanan dan hubungan luar negeri harus bisa mendorong revisi atau peninjauan sejumlah hal dalam kerja sama perdagangan bebas tersebut. Dan bagi para pengusaha harus lebih kreatif, inovatif, cerdas serta lebih mengoptimalkan jiwa intrapreneurships. Serta bagi rakyat harus ikut serta dalam mempertahankan ketahanan nasional.
*Dikutip dari berbagai sumber



